Last Updated on by Linux Jateng

Pilih WPS Office vs OnlyOffice vs FreeOffice by SoftMaker ? Okay sobat antara ketiganya sobat pilih yang mana? Berdasarkan experience atau pengalaman pengguna berikut kami sampaikan kelebihan dan kekurangan masing-masing office suite di Linux.




Untuk memudahkan pembacaan, berikut kami berikan sistematika penulisan dalam daftar isi:

Table Of Contents

Pilih WPS Office vs OnlyOffice vs FreeOffice Office Suite Terbaik di Linux

Best Office Suite for Linux

Sobat mau pilih WPS Office, OnlyOffice maupun FreeOffice terserah tetapi kami menemukan aplikasi office suite for Linux yang terbaik (best apps) adalah Free Office, mau tahu alasannya simak tulisan ini sampai tuntas!

WPS Office for Linux

Merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan Kingsoft, yang berkantor pusat di Beijing dengan kantor di Palo Alto, menawarkan suite WPS Office, suite produktivitas yang tersedia dalam edisi Gratis, dan edisi Pendidikan, edisi Profesional, dan edisi Bisnis, menggembar-gemborkan pengolah kata, aplikasi spreadsheet dengan tabel dan rumus , dan aplikasi presentasi, serta kompatibilitas total dengan produk Microsoft Office.

WPS Office dikembangkan oleh Kingsoft Office dengan konsep user interface mirip dengan Microsoft Office. Ini adalah aplikasi yang pertama kali di kenal di Linux karena tampilannya yang mirip tersebut. Ingin berkenalanan lebih lengkap dan jauh dengan office suite yang satu ini silahkan baca WPS Office for Linux.

Kelebihan WPS Office

  • Sangat mirip dengan Microsoft Office

Kekurangan WPS Office

  • Tidak ada automatic update
  • Tool visualisasi data seperti di Excel tidak belum ada

Only Office for Linux

Sebelumnya dikenal sebagai TeamLab Office, OnlyOffice adalah office suite dan aplikasi produktivitas yang bersifat open source, kaya fitur, berbasis cloud dan desktop, dan komprehensif. OnlyOffice mendukung berbagai format seperti TXT, CSV, HTML, DOC, DOCX, dan PDF, dan merupakan platform terintegrasi yang memiliki elemen inti alat manajemen dokumen dan proyek, editor dokumen online, dan CRM. Alternatif Microsoft Office di Linux ini juga memiliki versi cloud yang diperuntukkan untuk skala enterprise.

Saya menggunakan OnlyOffice setiap hari untuk mengirim dan menerima dokumen, pada pekerjaan dan kehidupan pribadi saya, perangkat lunak memungkinkan untuk bekerja di Seluler dan Desktop sehingga mudah untuk berpindah dari satu ke yang lain dan terus bekerja, tidak semua orang memiliki Microsoft Office tetapi semua orang dapat memiliki OnlyOffice dengan mudah karena gratis dan melanjutkan pekerjaan dengan kualitas yang sama. Baca selengkapnya OnlyOffice Office Suite di Linux Mirip Office 365.

Kelebihan OnlyOffice

  • Integrasi office suite dalam satu aplikasi window saja dengan konsep multi tab seperti browser internet
  • Interface yang clean dan simpel mirip Microsoft Office 365
  • Tersedia versi cloud computing dan juga desktop

Kekurangan OnlyOffice

  • Isu kompatibilitas dengan file terbaru MS Office
  • Aplikasi kadang suka nge-freeze

Free Office by SoftMaker

Review ulasan SoftMaker Office/FreeOffice – FreeOffice adalah versi yang sudah dibuat diminimalis dari SoftMaker Office dengan lebih sedikit fitur, template, dan pemoles antarmuka, tetapi masih memiliki banyak fitur dan dengan filter impor dan ekspor yang sangat baik yang memungkinkan membuka / menyimpan format Microsoft Office di Linux.



Kelebihan FreeOffice

  • Multi platform dapat berjalan pada Linux, mac, Windows, dan Android
  • Dapat dikustomisasi apakah menggunakan ribbon seprti MS Office atau menggunakan menu klasik
  • Dapat mengekspor file ke dalam format EPUB

Kekurangan FreeOffice

  • Proprietary software, closed source

Pilih WPS Office vs OnlyOffice vs Free Office by SoftMaker

Pengukuran yang dijadikan komparasi atau perbandingan adalah Document, Word, atau teks editor masing-masing aplikasi office suite. Selanjutnya dilihat berapa penggunaan resource masing-masing berdasarkan htop maupun Gnome System Monitor.

HTOP adalah sebuah aplikasi command line interface yang melakukan monitor resource system, melihat proses yang berjalan, dan melakukan manajemen proses yang berjalan seperti kill untuk melakukan stop dan release program, juga terminate untuk melakukan end process program. Untuk tampilan versi GUI aplikasi serupa dapat ditemui pada Gnome System Monitor.

Mau pilih WPS Office atau yang lain? Tunggu dulu sekarang mari lihat penggunaan resource paket aplikasi kantoran Linux di atas berdasarkan beberapa aspek berikut ini:

Penggunaan RAM

Sebelah kiri adalah pantauan Htop, sebelah kanan adalah System Monitor. Bisa dilihat WPS Writer me-load sistemnya ada instance wps dan satunya lagi wpsoffice (yang ditunjuk anak panah kuning), masing-masing memakan 103 + 39 MiB RAM. Sementara OnlyOffice (dan editor_helper) sekitar 170 MiB total. Berikut selengkapnya statistik yang menunjukkan penggunaan memori sebagai berikut:

  • WPS Writer: 9.4 % atau sekitar 103 & 39 MiB
  • OnlyOffice: 6 % atau sekitar 170 MiB
  • TextMaker: 2.7 % atau sekitar 28.9 MiB

Penggunaan CPU

Penggunaan CPU untuk Office Suite di Linux
Penggunaan CPU untuk Office Suite di Linux

Bisa dilihat penggunaan CPU di atas, untuk System Monitor bisa melihat pada gambar penggunaan RAM karena sama. OnlyOffice termasuk di dalamnya editor_helper ternyata memakan paling banyak CPU:

  • WPS Writer: 1.2 + 0.8 sekitar 2% atau memakan CPU di urutan kedua diantara kompetitornya
  • OnlyOffice: 14 + 6 + 4 +2 sekitar 26 % atau memakan CPU paling banyak karena memuat instance lebih dari dua
  • TextMaker: 2.6 + 1.3 sekitar 4 % atau penggunaan CPU paling sedikit diantaranya kompetitornya

Ukuran Installer

Sekarang kita lihat ukuran file deb yang diunduh dari masing-masing website resmi mereka.

  • wps-office_11.1.0.9615.XA_amd64.deb size 215 MiB
  • onlyoffice-desktopeditors_amd64.deb size 171 MiB
  • softmaker-freeoffice-2018_978-01_amd64.deb size 122 MiB

Tampilan User Interface

Jika dilihat dari tampilan jendela yang diberikan masing-masing aplikasi, semuanya menurut kami menempati posisi unggul. Jadi sudah standar Microsoft Office di Linux, sedangkan untuk fungsionalitas OnlyOffice interfacenya seperti versi Microsoft Office 365 sementara FreeOffice dan WPS Office memberikan feel Microsoft Office versi desktop.

User Experience

Pengalaman pengguna berkaitan bagaimana seorang pengguna merasakan aplikasi dijalankan, apakah berfungsi dengan baik, selalu responsive tidak hang, dan terasa light atau ringan. Berdasarkan penggunaan kami, berikut ini yang dapat kami berikan:

WPS Office dalam membuka file kadang terasa berat dan lag, terlebih lagi ketika membuka file comma separated value (csv) kadang seperti Microsoft Excel yang menjadikan cell sebagai satu kesatuan tidak terpisah.

Free Office by SoftMaker tampilannya smooth dan ringan, respon cepat dalam membuka file dan mengerjakan perintah. Jenis file csv maupun ods mampu dibuka dengan sangat lancar. Ini menurut kami adalah kandidat terbaik sebagai aplikasi Office Suite di Linux akan tetapi dia tidak memiliki DBMS sebagaimana LibreOffice Base untuk manajemen database.

OnlyOffice membuka file jenis apapun dengan baik, agak terasa berat ketika pertama kali menjalankan OnlyOffice, mungkin sebagaimana kita tahu bahwa OnlyOffice ini me-load beberapa instance jadi agak lama munculnya.

Kesimpulan

Jadi berdasarkan pengukuran yang diberikan, dapat diberikan nominasi aplikasi office terbaik di Linux adalah Free Office by SoftMaker. Alasannya adalah ringa dan dukungan kompatibilitas dengan Microsoft Office di Linux. Urutan kedua disusul oleh WPS Office, dan urutan ketiga ada OnlyOffice karena membuka banyak instance. Sobat mau pilih WPS Office atau yang lain itu preferensi sobat sendiri mungkin di computer saya FreeOffice lebih unggul tetapi di computer sobat yang lain lebih baik who knows?